Efek Memberikan Vitamin yang Tidak Dibutuhkan si Kecil

Efek Memberikan Vitamin yang Tidak Dibutuhkan si Kecil

Pemberian vitamin kepada buah hati harus dilakukan secara bijak. Ketahuilah efek memberikan vitamin yang tidak dibutuhkan si kecil membuat pertumbuhannya terganggu. Memberikan makanan tambahan pada si kecil sah-sah saja dilakukan. Kekhawatiran orangtua akan kurangnya asupan vitamin dan gizi pada anak membuat mereka kerap memberikan tambahan ragam vitamin pada buah hatinya.…


Pemberian vitamin kepada buah hati harus dilakukan secara bijak. Ketahuilah efek memberikan vitamin yang tidak dibutuhkan si kecil membuat pertumbuhannya terganggu.

Memberikan makanan tambahan pada si kecil sah-sah saja dilakukan. Kekhawatiran orangtua akan kurangnya asupan vitamin dan gizi pada anak membuat mereka kerap memberikan tambahan ragam vitamin pada buah hatinya. Memberikan vitamin yang tidak dibutuhkan si kecil akan berefek buruk pada organ tubuh atau perkembangannya, terutama vitamin atau suplemen yang berbahan sintetik.

Meski tambahan vitamin pada anak boleh diberikan, moms harus lebih dulu mengetahui kebutuhan si kecil. Misalnya, apakah anak tersebut kekurangan vitamin atau zat tertentu. Hal tersebut bisa diketahui melalui pemeriksaan secara medis atau berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui lebih detail.

Baca juga : Ajarkan Si Kecil Makanan Sehat

Pemberian vitamin tambahan pada anak memang sesungguhnya tidak boleh diberikan secara sembarangan. Apalagi, vitamin yang diberikan tidak langsung larut dalam air seperti vitamin A, D, E dan K. Ketika berlebihan dikonsumsi, maka vitamin yang tidak larut dalam air tersebut akan tersimpan di dalam tubuh dan justru membahayakan. 

Berbeda dengan vitamin C dan B dimana bisa larut dalam air sehingga terbuang melalui urin. Itu pun pemakaiannya tetap disesuaikan kebutuhan agar tak mempengaruhi kerja ginjal. Somoms, pikirkan kembali untuk memberikan deretan vitamin yang justru membebani kinerja tubuh si kecil. Apabila memang terpaksa memberikannya maka usahakan berikan vitamin bersifat alami. Atau berada dalam pengawasan dokter anak. mnb